Penuh Semangat !!!! PW Fatayat NU Bengkulu mengikuti kegiatan Rakernas, Apel Akbar dan Festival di Surabaya

Pimpinan wilayah Fatayat NU Bengkulu mengikuti kegiatan Rakernas, Apel Akbar dan Festival yang diadakan pada tanggal 29-31 September dan 1 Oktober 2023 di Royal Tulip Darmo dan JX (Jawa Timur Expo) Surabaya. Kegiatan ini di dikuti oleh seluru pimpinan wilayah Fatayat NU se-Indonesia.

PW Fatayat NU Bengkulu mengirimkan 6 kader sebagai perwakilan mengikuti Rakernas, Apel Akbar dan Festival. Sahabat Fatrica Syafri Sebagai ketua PW Fatayat NU Bengkulu hadir langsung dalam kegiatan ini, didampingi oleh wakil ketua I yang menbidangi dalam bidang organisasi dan pengkaderan sahabat El Wardah Khairah serta juga ketua bidang Pengorganisasian dan pengkaderan sahabat Siti Nurohma. Juga diwakili oleh wakil sekertaris, bendahara dan ketua bidang seni.

PW Fatayat NU Bengkulu siap berkontribusi bersama-sama menjadikan Rakernas sebagai tonggak menuju visi Fatayat “Menguat Bersama, Maju Bersama Untuk Perempuan Indonesia dan Peradaban Dunia”.

Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari, pada hari pertama pembukaan yang di buka langsung oleh ketua umum pimpinan pusat Fatayat NU sahabat Margaret aliyatul Maimunah dilanjutkan dengan pemaparan kegiatan yang telah dilakukan oleh pimpinan pusat selama 1 tahun dan dilanjutkan laporan progres PW FNU masing-masing. Hari kedua dilanjutkan dengan pembagian perbidang, terdapat 7 bidang yaitu pengkaderan dan organisasi, seni sosial dan budaya, pendidikan dan dakwah, kesehatan dan lingkungan hidup, advokasi hukum dan politik, ekonomi dan koperasi, media informasi dan Litbang. Setiap bidang lebih di rincikan lagi kegiatan yang telah dilakukan, sedang dalam proses dan yang akan dilakukan oleh pimpinan pusat yang nantinya kegiatan ini akan di samakan untuk seluruh pimpinan wilayah di Indonesia.

Kegiatan selanjutnya berpindah lokasi ke Jatim Expo, dengan agenda kegiatan apel akbar dan festival Fatayat NU. Kegiatan ini diikuti oleh 8000 kader se-Jawa Timur serta peserta Rakernas PW Fatayat se-Indonesia.

Kegiatan Apel Akbar dan Festival Fatayat dihadiri oleh Bapak Erik Tohir Menteri BUMN RI, Kyai Miftachul Akhyar Rais Aam PBNU dan Sekjen PBNU Gus Syaifullah Yusuf. Kegiatan Apel Akbar terlaksana begitu meriah, ramai dan menghibur bersama tim Cita Entertaiment.

Dalam kegiatan Apel Akbar dan Festival ini juga dilaksanakan MoU antara BUMN dan Fatayat NU dalam bidang UMKM, Beasiswa Pendidikan dan pelatihan Capacity Building bagi pengurus Fatayat NU.

Hari ketiga kegiatan, sebelum penutupan dilaksanakan rapat pleno yang menjadi acuan kerja bagi PP dan PW Fatayat NU selanjutnya.

Kegiatan ini diakhiri dengan penutupan yang di tutup langsung oleh ketua PBNU KH. Yahya Cholil staquf beliau mengharapkan Fatayat lebih semangat lagi melakukan pengkaderan hingga di tinggkat desa dengan basis database kader dan penguatan kader hingga di tingkat desa sangat di perlukan. Fatayat diharapkan langsung menyentuh keluarga-keluarga di tengah masyarakat. Buat program yang bisa langsung dirasakan oleh masyarakat.

Sahabat Margaret menyampaikan dalam sambutannya, Fatayat NU ini saat harus fokus pada program pengkaderan. Perbanyak kegiatan pengkaderan dan penguatan kader hingga ke desa, perluas pengetahuan masyarakat tentang Fatayat di seluruh Indonesia. Dan saat ini Fatayat NU telah membentuk 10 PCI Fatayat NU di luar negeri.

Fatrica Syafri sebagai ketua Fatayat NU Bengkulu, mengatakan bahwa kegiatan Rakernas, Apel Akbar dan Festival ini merupakan bahan bakar yang kembali mengingatkan fokus pekerjaan bagi seluruh PW Fatayat NU yang ada di seluruh Indonesia. Saya sebagai ketua, akan terus berupaya agar Visi yang telah disampaikan oleh Ketua Umum sahabat Margaret tercapai khususnya di Provinsi Bengkulu. Sebagai pengurus kita tidak bisa lagi hanya berjalan santai atau berlari kecil tetapi kita harus lari kencang untuk dapat mewujudkan akan cita-cita terbaik bagi Fatayat NU.

Galeri Kegiatan

Editor: Eno

Pewarta: Tim Humas Fatayat NU Bengkulu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *