Bengkulu, 15 Februari 2025 – Pimpinan Wilayah Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi Bengkulu menggelar kegiatan Sosialisasi Hasil Konferensi Besar (Konbes) Fatayat NU yang berlangsung di STIESNU Bengkulu. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 15 Februari 2025 dan dihadiri oleh puluhan anggota Fatayat NU se-Kota Bengkulu dan ketua ketua PC Fatayat NU se-provinsi Bengkulu.
Dalam kesempatan ini, Ketua Fatayat NU Bengkulu Fatrica Syafri menyampaikan hasil Konferensi Besar Fatayat NU bulan Desember tahun 2024 lalu. Sosialisasi Konferensi Besar membahas tentang perubahan alur proses pengkaderan dengan menggunakan skema kurikulum baru.selain itu juga penetapan seluruh ketua PW dan PC Fatayat NU Bengkulu wajib menggunakan baju PDH Garda Fatayat di setiap kegiatan GARFA. Karena Ketua PW FNU dan PC FNU menjadi Panglima tertinggi pasukan di satuannya masing-masing.

Selain itu, Fatayat NU sebagai organisasi yang fokus terhadap perempuan dan anak maka sangat Penting untuk berperan melakukan pemberdayaan kepada perempuan dan masyarakat. Meningkatkan kesadaran dan partisipasi perempuan dalam berbagai bidang, seperti pendidikan, kesehatan, dan ekonomi,”. Selain itu, Fatrica juga menyampaikan lembaga yang ada di organisasi Fatayat NU diantaranya Garda Fatayat, Forum Daiyah, Ikatan Hafidzoh Fatayat, LKP3A dan Lembaga Bathsul Masail Fatayat NU. Dengan lembaga-lembaga ini diharap seluruh Pimpinan Cabang dapat membentuk dan memaksimalkan program kerja lembaga tersebut” ujarnya.
Selain sosialisasi hasil Konbes, kegiatan ini juga diisi dengan pelantikan Pengurus Cabang (PC) dan Pengurus Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kota Bengkulu. Pelantikan ini dilakukan oleh Ketua Fatayat NU Bengkulu dan dihadiri oleh tamu undangan dari berbagai organisasi masyarakat seperti Ketua PCNU Kota Bengkulu, Kapolsek Selebar, PC GP ansor, IPPNU, PKC PMII, PKC Kopri, Nasiyatul Aisyiyah, Pergunu, LBHNU, Lakpesdam serta tokoh agama dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Ketua Fatayat NU Bengkulu berharap bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi perempuan dalam masyarakat. “Kita harus bekerja sama untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan dan masyarakat secara keseluruhan,” ujarnya.
Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh puluhan anggota Fatayat NU se-Kota Bengkulu. Dengan demikian, diharapkan kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat khususnya di Kota Bengkulu dan meningkatkan peran perempuan dalam berbagai bidang.